Penyebab Belum Banyak UKM yang Sukses Jualan Online

Alfa - Like Follow

Menurut data dari Kementerian Perindustrian atau yang lebih sering disebut Kemenprin, terdapat sekitar 2600 Usaha Kecil Menengah (UKM) yang difasilitasi untuk berjualan secara online. Akan tetapi hanya empat persen saja atau sekitar 106 UKM yang berhasil dan sukses dalam jualan online. Kebanyakan dari mereka yang berhasil menjual beragam produk yang bagus dan berkualitas.

Lalu apakah UKM lain yang tidak sukses menjual produk yang tidak bagus? Belum tentu demikian, berhasil atau tidaknya sebuah bisnis online juga bergantung pada cara pemilik dalam mengelola bisnis tersebut. Dan kebetulan sekali artikel ini akan mengulas faktor-faktor penyebab belum banyak UKM sukses jualan online.

Penyebab Belum Banyak UKM Sukses Jualan Online

penyebab belum banyak UKM sukses jualan online, Penyebab Belum Banyak UKM yang Sukses Jualan Online

Jualan online saat ini memang telah menjadi tren baru di kalangan pebisnis. Selain mengikuti arus perkembangan teknologi, dengan jualan online keuntungan yang akan diperoleh cenderung lebih besar. Sebab jangkauan pasarnya yang tidak terbatas.

Meskipun demikian belum banyak UKM sukses jualan online. Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Simak beberapa penyebabnya berikut:

1. Tidak Mendeskripsikan Produk dengan Jelas

Dalam berjualan online sangat penting untuk mendeskripsikan barang yang dijual dengan jelas. Selain deskripsi produk, hal penting lain yang mempengaruhi kesuksesan berjualan online adalah profil usahamu.

Jika informasi yang kamu berikan kepada calon pembeli terlalu sedikit maka akan timbul keraguan untuk membeli produkmu. Pada saat memposting produk sebisa mungkin sertakan deskripsi yang jelas dan rinci. Deskripsi bisa berupa manfaat produk, material, berat produk, dan lain sebagainya.

2. Tidak Memakai Foto Produk yang Layak

Penyebab belum banyak UKM sukses jualan online yang kedua adalah pemakaian foto produk yang kurang layak dalam melakukan promosi. Jika memakai foto yang tidak menarik maka konsumen tidak akan tertarik untuk membeli produk yang kamu jual. Sebelum melakukan pemotretan produk aturlah background dan pencahayaan agar didapat foto yang berkualitas.

Kamu juga bisa meminta bantuan penyedia jasa fotografi apabila kesulitan dalam memperoleh foto yang bagus dan berkualitas. Meskipun cara ini akan mengeluarkan biaya lebih, tetapi dijamin foto yang dihasilkan dapat menarik minat konsumen dan akan meningkatkan omset yang akan kamu dapatkan.

3. Pelayanan yang Kurang Maksimal

Faktor yang ketiga ini juga sangat mempengaruhi kesuksesan dari bisnis online yang kamu jalankan. Saat konsumen merasa mendapatkan pelayanan yang buruk maka mereka akan memberikan penilaian yang buruk pula pada online shop milikmu. Mereka juga pasti enggan untuk membeli produkmu lagi.

Karena itu penting bagi seluruh pemilik usaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik agar konsumen puas dan memutuskan untuk membeli produkmu lagi di masa yang akan datang. Hal ini tidak hanya berlaku bagi pelaku bisnis online saja, tetapi juga bisnis offline atau konvensional.

4. Stok yang Tidak Kunjung Diperbaharui Ketika Habis

Saat stok produk yang kamu jual persediaannya tinggal sedikit, maka segeralah untuk menambah stok kembali. Jangan sampai kamu kehabisan stok dan membuat calon pembeli menunggu terlalu lama. Karena biasanya hal ini sering diabaikan oleh beberapa pemilik online shop.

Mungkin tidak masalah jika konsumen sabar untuk menunggu hingga produk yang akan mereka beli tersedia kembali. Tetapi kamu kamu akan mengalami kerugian jika mereka beralih ke toko lain yang memiliki stok lebih banyak.

Itulah penyebab belum banyak UKM sukses jualan online di Indonesia. Dengan artikel ini harapannya pemilik UKM dapat membuat strategi baru yang inovatif untuk mengembangkan usahanya. Promosi juga hal yang tak boleh dilupakan dalam suatu bisnis. Sering-serinnglah untuk melakukan promosi baik menggunakan media sosial atau media lainnya.

Leave a Reply