5 Cara Menurunkan Bounce Rate Blog

Alfa - Like Follow

Bounce rate merupakan salah satu yang hal tidak ingin dimiliki pada sebuah blog. Sebab jika nilainya tinggi, bisa jadi bahwa blog Anda kurang menarik. Pasalnya pengunjung hanya melihat pada halam awal dan langsung pergi. Untuk menghidari hal tersebut, Anda bisa mencoba 5 cara menurunkan bounce rate blog agar blog tetap dikunjungi dan meningkatkan impression pada blog Anda

5 Cara Menurunkan Bounce Rate Blog

cara menurunkan bounce rate blog, 5 Cara Menurunkan Bounce Rate Blog

1. Sajikan Konten Menarik Sesuai SEO

Cara pertama agar terhindar dari bounce rate yang tinggi adalah dengan menyajikan konten menarik. Kebanyakan pembaca akan langsung meninggalkan blog ketika melihat konten yang tidak menarik, pengaturan tampilan konten yang semrawut, dan alur yang tidak jelas. Perlu diingat, terdapat jutaan konten dengan tema yang mungkin sama, jadi buatlah konten yang berbeda dan menarik.

Selain itu buatkan konten yang mengandung SEO dengan baik. Jika konten Anda mengandung SEO tinggi, maka akan banyak dicari oleh pembaca. Selain itu, konten dengan SEO pasti akan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan dari para pembaca blog Anda. Hal tersebut bisa mengurangi bounce rate pada blog Anda.

2. Buat Konten Dengan Tema yang Relevan

Faktor lain yang membuat pembaca langsung meninggalkan halaman pertama blog Anda adalah pemilihan tema yang tidak sesuai. Cara ini bisa Anda coba pada blog yang khusus Anda gunakan untuk menjual barang-barang. Pastikan isi konten berhubungan dengan barang yang Anda jual. Selain itu pilihnya barang yang sesuai dengan kebutuhan pengunjung blog Anda.

3. Hindari Loading Terlalu Lama

Menurut survei yang dilakukan oleh Google, pembaca akan mentolelir waktu loading pada sebuah blog hanya dalam tiga detik. Oleh sebab itu pastikan waktu loading untuk membuka blog Anda sangat cepat. Tidak ada salahnya Anda rutin memeriksa waktu loading untuk membuka blog Anda, usahakan di bawah tiga detik.

Cara yang bisa digunakan adalah jangan terlalu banyak menyematkan plug-in atau fitur tambahan yang akan memberatkan ketika membuka blog Anda. Selain itu jangan terlalu banyak memajang foto dengan resolusi yang besar, sebab akan memengaruhi waktu loading.

4. Siapkan Design yang Ramah dengan Perangkat Mobile

Cara berikutnya adalah dengan menyiapkan design blog yang mobile friendly, artinya dapat dibuka pada perangkat telepon genggam. Mengingat saat ini sebagian besar orang mengakses segala informasi melalui perangkat smartphone.

Untuk dapat memenuhi tuntutan tersebut, Anda perlu mengatur design yang simpel namun tetap menarik. Dengan design yang dapat dibuka melalui gawai, pengguna atau pembaca bisa mengakses dimana saja dan kapan saja. Cara tersebut bisa Anda coba untuk menghindari bounce rate yang cukup tinggi.

5. Tunjukkan Kualitas Konten Anda

Terakhir tunjukkan kualitas konten Anda setinggi mungkin. Pengguna atau pembaca akan betah berlama-lama di blog Anda jika konten yang disajikan berkualitas. Tingkat kualitas konten ini juga berhubungan dengan kesesuaian tema besar yang Anda usung. Jangan sampai konten utama akan tertutupi dengan konten-konten turunan yang mengganggu .

Tunjukkan konten Anda memiliki kredibilitas tinggi. Sebagai contoh memiliki data yang akurat, sumber terpecaya, alur yang menarik, dan masih banyak lagi. Selain itu Anda juga dapat menampilkan profil Anda sebagai pengisi konten, hal tersebut agar lebih meyakinkan pengunjung atau pembaca.

Lima cara menurunkan bounce rate blog di atas dapat Anda coba di berbagai macam blog. Intinya adalah blog yang Anda sajikan harus nyaris sempurna, baik itu tampilan, isi konten, operasional blog, dan masih banyak lagi. Semoga dengan cara di atas bounce rate Anda akan turun.

Leave a Reply